Tim Itjen Kemenag Pantau Verifikasi CPNS UIN Jakarta

Proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 dilakukan secara serentak oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) melalui jalur online (https://sscasn.bkn.go.id) telah melewati masa verifikasi data. Proses verifikasi dilakukan oleh masing-masing satuan kerja (satker) kementerian lembaga instansi yang dituju oleh para pelamar dengan pengawasan ketat Inspektorat Jenderal (Itjen). Demikian halnya dengan satker UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Kemenerian Agama (Kemenag) yang tidak lepas dari pengawasan Itjen Kemenag.

Tim Itjen yang berjumlah 6 orang dipimpin oleh Wendi Wijawardi, selama 3 hari hadir mengawasi langsung proses verifikasi data pelamar di UIN Syarif Hidayatulah Jakarta. Kegiatan diawali dengan tanya jawab terkait dengan proses verifikasi data pada hari pertama (5/12) di ruang sidang utama Rektorat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hal ini dilakukan untuk menghindari salah tafsir atas aturan yang telah ditetapkan berkenaan dengan fakta-fakta yang ada pada proses verifikasi.

Pada tingkat satker UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tercatat ada sebanyak 1297 pelamar bersaing memperebutkan 64 formasi yang tersedia. “Formasi terbanyak adalah dosen untuk berbagai program studi yakni 55 formasi, sedangkan selebihnya formasi untuk tenaga kependidikan” demikian disebutkan Halim Mahmudi selaku penanggung jawab teknis penerimaan CPNS UIN Jakarta. Lebih jauh Halim menjelaskan bahwa 64 formasi tersebut 4 di antaranya adalah untuk formasi khusus, yaitu 3 formasi disabilitas dan 1 formasi diaspora. 60 formasi lainnya merupakan formasi umum.

Pengumuman hasil seleksi administrasi akan dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2019[]